Laman

Rabu, 01 September 2010

Tips beli komputer: pilih power supply yang bagus Wednesday, November 30th, 2005

Tips beli komputer: pilih power supply yang bagus

Jika Anda ingin membeli komputer baru, jangan lewatkan satu hal: power supply yang bagus.

Kebanyakan orang melupakan power supply ketika membeli komputer, sehingga penjual komputer bisa memasang power supply murahan, sehingga keuntungannya pun jadi meningkat.

Namun, power supply berkualitas rendah sangat berbahaya, karena ketika rusak, maka komponen komputer yang lainnya dapat turut menjadi rusak juga - motherboard, prosesor, memory, hard disk, dst. Karena kesemuanya tersambung ke power supply yang sama !

Idealnya, power supply yang Anda beli bisa mematikan komputer secara otomatis jika rusak.
Masalah yang paling sering menimpa sepertinya adalah tewasnya kipas pendingan power supply. Maka power supply mengalami overheating, sehingga menghasilkan output yang tidak benar.

Masalah power supply ini bahkan juga menimpa Xbox 360, yang baru saja dirilis oleh Microsoft.

Power supply berkualitas bagus kadang hanya berbeda harga sedikit sekali dari yang murahannya, namun dapat melindungi investasi komputer Anda yang bernilai jutaan rupiah.
Jangan lewatkan ini.


pengalaman penulis dengan power supply :

wow, my condolences. Sampai2 hard disk nya juga ikut tewas.

btw; beberapa waktu yang lalu saya ke ratu placa untuk mencari power supply yang bagus. harganya sangat mahal, 800-ribu tapi biasa saja. jadi, harus banding2kan harga dulu - saya kemudian menemukan merk cooler master di ITC cempaka mas, cuma 550-ribu, dan ini sudah ada front-panelnya.

Front panel ini penting karena kita bisa tahu ketika kipas power supply mati (mungkin penyebab utama rusaknya power supply).


Jenis Prosesor Intel Xeon (bag.3)

Jenis Prosesor Intel Xeon (bag.3)

3.Prosesor Xeon berbasis arsitektur mikro Pentium M
Perusahaan Intel akhirnya meninggalkan pembuatan prosesor Xeon berbasis arsitektur NetBurst. Di sisi lain mulai giat memproduksi prosesor Xeon berbasis arsitektur mikro Pentium M (Yonah). Arsitektur ini dikembangkan dari arsitektur mikro Intel P6 yang pernah dipakai sebelumnya. Arsitektur Pentium M inilah yang kemudian dikembangkan lagi yang akhirnya menghasilkan arsitektur baru yang disebut arsitektur mikro Intel Core.
Prosesor Xeon yang diproduksi dengan menggunakan arsitektur mikro Pentium M ini diberi nama sandi Sossaman. Terdapat dua versi prosesor Xeon Sossaman, yaitu versi low voltage dan ultra low voltage. Versi ultra low voltage memiliki core voltage dan TDP yang lebih rendah sehingga memerlukan konsumsi daya yang lebih sedikit dan lebih hemat (efisien energi) dibandingkan versi low voltage. Untuk membedakan kedua prosesor ini, maka pada nama prosesor versi low voltage dicantumkan identitas LV, sedangkan pada nama prosesor versi ultra low voltage dicantumkan identitas ULV.
Kedua versi prosesor Xeon Sossaman tersebut diproduksi menggunakan teknik fabrikasi 65 nm dengan fitur L2 Cache 2048 KB, FSB 667 MHz (133 MHz, quad pumped), menggunakan dudukan prosesor tipe soket M, dan diperlengkapi dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Intel’s Server EIST, Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Chip silikon yang ada dalam prosesor Xeon berukuran 90,3 mm2. Kedua versi prosesor ini mendukung konfigurasi dual-processor (DP). Pertama kali dirilis pada tanggal 14 Maret 2006.
Jika dibandingkan dengan prosesor Intel Xeon lainnya, tampak bahwa prosesor Sossaman ini termasuk prosesor yang memerlukan konsumsi daya yang paling kecil. Walaupun demikian prosesor ini mampu menampilkan kinerja yang tidak mengecewakan. Perlu pula diketahui bahwa prosesor ini adalah prosesor 32 bit, dengan sendirinya tidak dapat digunakan untuk menjalankan perangkat lunak (software) 64 bit.
Berikut ini disajikan daftar variannya.


4.Prosesor Xeon berbasis arsitektur mikro Intel Core
Mikroarsitektur Intel Core merupakan mikroarsitektur baru yang digunakan oleh perusahaan Intel sebagai pondasi pembuatan jajaran prosesor terbarunya, yang mengarah pada pembuatan prosesor multi core. Teknologi mikroarsitektur ini mampu menghasilkan prosesor yang hemat energi dan secara keseluruhan menghasilkan peningkatan performa yang tidak mengecewakan. Mikroarsitektur Intel Core diaplikasikan pada prosesor desktop, mobile maupun server dan workstation.
Prosesor Xeon (UP/DP) yang berbasis arsitektur mikro Intel Core antara lain prosesor Dual-Core Xeon bernama sandi Allendale, Conroe, Woodcrest, dan prosesor Quad-Core Xeon bernama sandi Kensfield dan Clovertown. Seluruh prosesor Xeon berbasis arsitektur mikro Intel Core, baik versi dual core maupun quad core, diproduksi dengan menggunakan teknik fabrikasi 65 nm.
4.1.Xeon (UP/DP) versi dual core
a.Prosesor Xeon bernama sandi Allendale
Prosesor Dual-Core Xeon Allendale mendukung konfigurasi uni-processor. Prosesor yang menggunakan soket LGA 775 ini dirilis pertama kali pada bulan Januari 2007. Dibangun dengan fitur L2 Cache sebesar 2048 KB, FSB 1066 MHz, core voltage 1.225 Volt hingga 1.325 Volt, dan TDP 65 Watt. Ukuran chip silikon dalam prosesor (die size) 111 mm2. Fitur-fitur teknologi yang terkandung dalam prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Tabel berikut menyajikan spesifikasi varian prosesor Xeon Allendale.

b.Prosesor Xeon bernama sandi Conroe
Sama seperti prosesor Allendale, prosesor Dual-Core Xeon Conroe mendukung konfigurasi uni-processor. Prosesor yang menggunakan soket LGA 775 ini dirilis pertama kali pada bulan Oktober 2006, lebih awal dibandingkan Xeon Conroe. Dibangun dengan fitur L2 Cache sebesar 2048 KB hingga 4096 KB, FSB 1066 MHz dan TDP 65 Watt. Ukuran chip silikon dalam prosesor (die size) 143 mm2. Fitur-fitur teknologi yang terkandung dalam prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Tampak fitur-fitur tersebut tak jauh berbeda dengan prosesor Xeon Allendale. Spesifikasi selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut.

c.Prosesor Xeon bernama sandi Woodcrest
Prosesor Dual-Core Xeon Woodcrest adalah prosesor 64 bit, mendukung konfigurasi dual-processor. Prosesor yang menggunakan soket LGA 771 ini dirilis pertama kali pada bulan Juni 2006, lebih awal dibandingkan Xeon Allendale maupun Conroe. Dibangun dengan fitur L2 Cache sebesar 4096 KB berlaku share, FSB 1066 MHz hingga 1333 MHz, dan TDP 65 Watt hingga 80 Watt. Ukuran chip silikon dalam prosesor (die size) 143 mm2. Fitur-fitur teknologi yang terkandung dalam prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Sebagian varian prosesornya bahkan dilengkapi fitur Intel’s Server EIST. Berikut ini data beberapa variannya.

d.Prosesor Xeon bernama sandi Woodcrest (low voltage)
Sama seperti prosesor Woodcrest pendahulunya, prosesor Dual-Core Xeon Woodcrest versi low voltage ini juga prosesor 64 bit, mendukung konfigurasi dual-processor. Soket yang digunakan juga sama, yaitu LGA 771. Begitu juga L2 Cache dan FSB, dibangun dengan range yang sama, yaitu L2 Cache sebesar 4096 KB, FSB 1066 MHz hingga 1333 MHz. Ukuran chip silikon dalam prosesor (die size) 143 mm2. Fitur-fitur teknologi yang terkandung dalam prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Intel’s Server EIST, Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit).
Prosesor Dual-Core Xeon Woodcrest versi low voltage memiliki core voltage dan TDP yang lebih rendah dibandingkan prosesor Woodcrest versi pendahulunya. Berikut ini disajikan spesifikasi varian-varian prosesor Dual-Core Xeon Woodcrest versi low voltage.

4.2.Xeon (UP/DP) versi quad core
Prosesor Xeon (UP/DP) versi quad core yang sudah dirilis hingga buku ini ditulis adalah prosesor yang bernama sandi Kensfield, Clovertown, dan Clovertown (low voltage). Ukuran chip silikon (die size) ketiganya sama, yaitu 2 x 143 mm2, diproduksi menggunakan arsitektur mikro Intel Core.
a.Prosesor Xeon bernama sandi Kentsfield
Prosesor Quad-Core Xeon bernama sandi Kentsfield mendukung konfigurasi uni-processor. Prosesor ini menggunakan dudukan soket LGA775. Dibangun dengan fitur L2 Cache sebesar 2 x 4096 KB, FSB 1066 MHz, core voltage 1.100 Volt hingga 1.372 Volt dan TDP 100 Watt hingga 105 Watt. Teknologi yang disertakan pada prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Intel’s Server EIST, Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Dirilis pertama kali pada tanggal 7 Januari 2007. Berikut ini spesifikasi varian prosesornya.

b.Prosesor Xeon bernama sandi Clovertown
Prosesor Quad-Core Xeon Clovertown adalah prosesor 64 bit, mendukung konfigurasi dual-processor. Prosesor ini menggunakan dudukan soket LGA771. Dibangun dengan fitur L2 Cache sebesar 2 x 4096 KB, FSB 1066 MHz hingga 1333 MHz, core voltage 1.162 Volt hingga 1.5 Volt dan TDP 80 Watt hingga 150 Watt. Teknologi yang disertakan pada prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64, Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Dirilis pertama kali pada tanggal 7 Januari 2007. Sebagian varian prosesornya bahkan dilengkapi fitur Intel’s Server EIST. Tabel berikut ini menampilkan varian-varian prosesor Quad-Core Xeon Clovertown.

c.Prosesor Xeon bernama sandi Clovertown (low voltage)
Sama seperti prosesor Clovertown pendahulunya, prosesor Quad-Core Xeon Clovertown versi low voltage ini juga prosesor 64 bit, mendukung konfigurasi dual-processor. Soket yang digunakan juga sama, yaitu LGA771. Begitu juga L2 Cache dan FSB, dibangun dengan range yang sama, yaitu L2 Cache sebesar 2 x 4096 KB, FSB 1066 MHz hingga 1333 MHz. Fitur-fitur teknologi yang terkandung dalam prosesor ini antara lain MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Sebagian varian prosesornya bahkan dilengkapi fitur Intel’s Server EIST. Dirilis pertama kali pada tanggal 12 Maret 2007
Prosesor Dual-Core Xeon Clovertown versi low voltage memiliki core voltage dan TDP yang lebih rendah dibandingkan prosesor Woodcrest versi pendahulunya. Berikut ini disajikan spesifikasi varian-varian prosesor Dual-Core Xeon Clovertown versi low voltage.

Agustus 23, 2008 - Ditulis oleh gpinkom | Intel | , , , , , , ,

Jenis Prosesor Intel Xeon (bag.2)

Jenis Prosesor Intel Xeon (bag.2)

2.Prosesor Xeon berbasis arsitektur mikro NetBurst
Prosesor yang menggunakan arsitektur mikro NetBurst ini memiliki nama resmi Xeon (Intel Xeon), bukan Pentium 4 Xeon. Hal ini diutarakan karena masih ada kalangan tertentu yang menyebutnya dengan nama Pentium 4 Xeon. Mungkin penyebutan tersebut rancu dengan nama resmi prosesor pendahulunya, yaitu Pentium II Xeon dan Pentium III Xeon.
Prosesor Intel Xeon tersebut, ada yang termasuk prosesor 32 bit (Intel Xeon 32 bit), ada pula yang termasuk 64 bit (Intel Xeon 64 bit). Contoh untuk Intel Xeon 32 bit adalah prosesor Intel Xeon dengan nama sandi Foster, Prestonia, dan Gallatin. Sedangkan contoh untuk prosesor Intel Xeon 64 bit adalah prosesor Intel Xeon dengan nama sandi Nocona, Irwindale, Cranford, dan Potomac.
Berdasar konfigurasinya, prosesor Xeon ini dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu prosesor Xeon UP/DP dan prosesor Xeon MP. Masing-masing golongan ini mempunyai varian yang cukup banyak yang akan dibahas satu persatu. UP adalah kependekan dari Uniprocessor, DP kependekan dari Dualprocessor, sedangkan MP kependekan dari Multiprocessor.
Prosesor Xeon UP/DP mempunyai 12 varian. Varian-varian tersebut beragam dalam fitur dan teknologi prosesnya (teknik fabrikasinya). Sebagian varian merupakan prosesor single core, sebagian yang lain merupakan prosesor dual core.
Prosesor Xeon MP mempunyai 6 varian yang juga beragam dalam fitur dan teknologi prosesnya. Sebagian varian juga merupakan prosesor single core, dan sebagian lainnya merupakan prosesor dual core.

2.1.Xeon UP/DP versi Single Core
a.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Foster
Prosesor Xeon bernama sandi Foster adalah prosesor 32 bit, single core, yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 180 nm. Prosesor ini menggunakan dudukan prosesor tipe soket OLGA 603 (Organic Lan Grid Array 603), memiliki core voltage 1.75 volt, FSB 400 MHz, L2 Cache 256 KB, frekuensi (clock speed) prosesor 1400 MHz hingga 2000 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE dan SSE2. Pertama kali diluncurkan ke pasaran pada tanggal 21 Mei 2001.
Prosesor Xeon dengan nama sandi Foster ini adalah prosesor berbasis mikroarsitektur NetBurst pertama yang diproduksi oleh Intel. Idealnya prosesor ini harus dipasangkan dengan memori Rambus RDRAM. Intel menyebut prosesor Xeon Foster dengan nama Intel Xeon DP karena hanya dapat digunakan dalam sistem SMP berjumlah dua prosesor saja. Sayangnya pada saat awal rilisnya, prosesor ini ditawarkan dengan harga yang mahal, apalagi harus dipasangkan dengan memori Rambus RDRAM yang harganya juga mahal. Akibatnya, pada saat itu, prosesor ini kurang diminati. Konsumen lebih banyak tertarik pada prosesor Pentium III Xeon (Cascade 2 MB) yang dipasangkan dengan SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory) atau Athlon MP yang dipasangkan dengan DDR-SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory PC-2100) yang harganya lebih murah dan secara keseluruhan mampu menggungguli prosesor Xeon Foster.
Rincian beberapa varian prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Foster disajikan pada tabel berikut:


b.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Prestonia (standart voltage)
Prosesor Xeon bernama sandi Prestonia adalah prosesor single core, 32 bit yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 130 nm (sama seperti Intel Pentium 4 Nortwood yang juga diproduksi dengan teknologi manufaktur 130 nm). Prosesor ini menggunakan dudukan prosesor tipe soket 603 atau soket 604, memiliki core voltage 1.45 volt hingga 1.525 volt, FSB 400 MHz (100 MHZ, quad-pumped) atau 533 MHz (133 MHz, quad-pumped), L2 Cache 512 KB, frekuensi (clock speed) prosesor 1800 MHz hingga 3066 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE dan SSE2 dan Hyper-Threading. Pertama kali diluncurkan ke pasaran pada tanggal 25 Februari 2002.
Untuk mendukung prosesor yang ber-FSB 400 MHz, Intel juga merilis chipset motherboard baru yang dikenal dengan sebutan E7500. Sedangkan untuk mendukung prosesor yang ber-FSB 533 MHz, Intel merilis chipset E7501 untuk server dan E7505 untuk workstation. Keduanya ini kompatibel jika dipasangkan dengan memori DDR-SDRAM dual-channel. Prosesor Prestonia hanya dapat digunakan dalam konfigurasi SMP dua prosesor saja.
Kinerja prosesor Prestonia ini jauh lebih baik dibandingkan Intel Pentium III Xeon maupun Intel Xeon Foster, bahkan juga lebih baik dibandingkan AMD Athlon MP yang menjadi pesaingnya pada saat itu. Hal ini yang mengakibatkan prosesor Intel Xeon Prestonia banyak dilirik dan digunakan dibanyak server, sehingga laku di pasaran.
Rincian beberapa varian prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Prestonia (standart voltage) disajikan pada tabel berikut:

c.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Prestonia (low voltage)
Prosesor Xeon bernama sandi Prestonia versi low voltage adalah prosesor single core, 32 bit, yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 130 nm. Prosesor ini memiliki core voltage 1.17 volt hingga 1.27 volt (lebih rendah dibandingkan prosesor Prestonia pendahulunya, yaitu versi standart voltage). Dudukan prosesor yang digunakan adalah tipe soket 604, FSB 400 MHz (100 MHz, quad-pumped) atau 533 MHz (133 MHz, quad-pumped), L2 Cache 512 KB, frekuensi (clock speed) prosesor 1600 MHz hingga 2400 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE dan SSE2 dan Hyper-Threading.
Untuk membedakan dengan prosesor Prestonia versi standart voltage, maka pada nomor model prosesor Prestonia versi low voltage ditambahkan identitas LV yang merupakan kependekan dari low voltage.Prosesor ini dirilis pertama kali pada bulan September 2003. Rincian beberapa varian prosesornya dapat dilihat pada tabel berikut:

d.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Gallatin
Prosesor Xeon bernama sandi Gallatin adalah prosesor single core yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 130 nm. Prosesor ini menggunakan dudukan prosesor tipe soket 604, memiliki core voltage 1.525 volt, FSB 533 MHz, L2 Cache 512 KB dengan L3 Cache 1024 KB atau 2048 KB, frekuensi (clock speed) prosesor 2400 MHz hingga 3200 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE dan SSE2 dan Hyper-Threading. Pertama kali diluncurkan ke pasaran pada bulan Maret 2003. Rincian beberapa varian prosesornya dapat dilihat pada tabel berikut:

e.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Nocona (standart voltage)
Prosesor Xeon bernama sandi Nocona adalah prosesor 64 bit, single core, yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 90 nm. Prosesor ini menggunakan dudukan prosesor tipe soket 604, memiliki core voltage 1.287/1.4 Volt dengan TDP 103 Watt, FSB 800 MHz, L2 Cache 1024 KB, frekuensi (clock speed) prosesor 2800 MHz hingga 3600 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading dan EM64T atau Intel 64 (implementasi instruksi x86-64 milik Intel). Pertama kali diluncurkan ke pasaran pada tanggal 28 Juni 2004.
Nocona adalah prosesor 64 bit versi pertama yang berbasis mikroarsitektur NetBurst yang diproduksi oleh Intel. Prosesor ini didukung oleh chipset buatan Intel, yaitu E7520 dan E7530 untuk server, serta chipset E7525 untuk workstation, yang semuanya juga menawarkan dukungan terhadap bus PCI Express, memori DDR2-SDRAM, dan Serial ATA.
Prosesor ini diketahui lebih lambat dibandingkan prosesor pesaingnya, yaitu AMD Opteron, walaupun dalam beberapa situasi memang lebih cepat berkat dukungan teknologi Intel Hyper-Theading yang ada padanya. Rincian beberapa varian prosesornya dapat dilihat pada tabel berikut:

f.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Nocona (low voltage)
Prosesor Xeon bernama sandi Nocona adalah prosesor 64 bit, single core, yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 90 nm. Prosesor ini memiliki core voltage 1.2 Volt (lebih rendah dibandingkan prosesor Nocona pendahulunya, yaitu versi standart voltage). Dudukan prosesor yang digunakan adalah tipe soket 604, FSB 800, L2 Cache 1024 KB, frekuensi (clock speed) 2800 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading dan Intel 64 (implementasi intel x86-64). Untuk membedakan dengan prosesor Nocona versi standart voltage, maka pada nomor model prosesor Nocona versi low voltage ditambahkan identitas LV yang merupakan kependekan dari low voltage. Rincian selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut:

g.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Irwindale (standart voltage)
Prosesor Xeon bernama sandi Irwindale adalah prosesor 64 bit, single core, yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 90 nm. Prosesor ini memiliki core voltage 1.25/1.388 Volt. Dudukan prosesor yang digunakan adalah tipe soket 604, FSB 800, L2 Cache 2048 KB, frekuensi (clock speed) 2800 MHz hingga 3800 MHz, TDP 110 Watt, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading, EIST, Intel 64 (implementasi intel x86-64) dan XD bit (implementasi NX bit). Pertama kali diluncurkan ke pasaran pada tanggal 14 Februari 2005. Rincian selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut:

h.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Irwindale (medium voltage)
Sama seperti prosesor pendahulunya, prosesor Xeon bernama sandi Irwindale versi medium voltage ini adalah prosesor 64 bit, single core, yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 90 nm. Prosesor ini memiliki core voltage 1.05/1.388 Volt. Dudukan prosesor yang digunakan adalah tipe soket 604, FSB 800, L2 Cache 2048 KB, frekuensi (clock speed) 3200 MHz dengan TDP yang lebih rendah, yaitu 90 Watt, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading, EIST, Intel 64 (implementasi intel x86-64) dan XD bit (implementasi NX bit). Rincian selanjutnya dapat dilihat pada tabel berikut:

i.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Irwindale (low voltage)
Prosesor Xeon bernama sandi Irwindale versi low voltage ini termasuk prosesor 64 bit, single core, yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 90 nm. Prosesor ini memiliki core voltage 1.05/1.20 Volt dengan TDP 55 Watt (lebih rendah dari versi Irwindale sebelumnya). Dudukan prosesor yang digunakan tetap soket 604, frekuensi (clock speed) 3000 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading, EIST, Intel 64 (implementasi intel x86-64) dan XD bit (implementasi NX bit). Fitur-fitur yang lainnya tidak banyak berbeda dengan versi sebelumnya. Rincian selanjutnya disajikan pada tabel berikut:

2.2.Xeon UP/DP versi Dual Core
Prosesor Xeon UP/DP versi Dual Core yang berbasis arsitektur mikro NetBurst meliputi prosesor-prosesor bernama sandi Paxville DP, Demsey, dan Demsey versi medium voltage.

a.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Paxville DP
Prosesor Xeon bernama sandi Paxville DP adalah prosesor 64 bit, dual core, yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 90 nm. Prosesor ini menggunakan dudukan prosesor tipe soket 604, memiliki core voltage 1.287/1.412 Volt dengan TDP 135 Watt, FSB 800 MHz (200 MHz, quad pumped), frekuensi (clock speed) prosesor 2800 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading, Intel 64 (implementasi intel x86-64) dan XD bit (implementasi NX bit).
Prosesor Xeon bernama sandi Paxville DP merupakan versi dual core dari prosesor Intel Xeon Irwindale. Prosesor Paxville DP hanya dapat beroperasi dalam konfigurasi maksimum 2 prosesor.
Rincian fitur selengkapnya disajikan pada tabel berikut.

b.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Demsey
Prosesor Xeon bernama sandi Demsey adalah prosesor 64 bit, dual core, yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 65 nm. Chip silicon (core-nya) berukuran 2 x 81 mm2. Prosesor ini menggunakan dudukan prosesor tipe LGA 771 (disebut juga soket J), memiliki core voltage 1.25 Volt hingga 1.4 Volt dengan TDP 95 Watt hingga 130 Watt, FSB 667 MHz (133 MHz, quad pumped) atau 1066 MHz, frekuensi (clock speed) prosesor 2667 MHz hingga 3733 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Sebagian model prosesor juga diperlengkapi fitur Intel’s server EIST.
Soket LGA 771 (soket J) yang digunakan prosesor Demsey saat itu adalah jenis soket baru yang dipakai untuk menggantikan jenis soket sebelumnya, yaitu soket 603/604.
Prosesor Intel Xeon Demsey sering juga disebut dengan istilah Intel Xeon seri 5000. Kalau diperhatikan dengan seksama, prosesor ini memang memiliki kode angka mulai 5030 hingga 5080. Prosesor Demsey yang berbasis mikroarsitektur NetBurst ini sebenarnya identik dengan prosesor desktop Pentium D Presler yang kemudian diberi dukungan multiprosesor.
Seluruh prosesor Demsey mendukung konfigurasi dual prosesor. Rincian varian-variannya disajikan pada tabel berikut.

c.Prosesor Xeon UP/DP bernama sandi Demsey (medium voltage)
Prosesor Demsey versi medium voltage memiliki voltase lebih rendah dari pada versi pendahulunya, yaitu 1.075 Volt hingga 1.350 Volt. Prosesor ini termasuk prosesor 64 bit, dual core, yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 65 nm. Chip silicon (core-nya) berukuran 2 x 81 mm2. Prosesor ini menggunakan dudukan prosesor tipe LGA 771, ber-FSB 1066 MHz, frekuensi (clock speed) prosesor 3200 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Prosesor Demsey mendukung konfigurasi dual prosesor. Fitur-fitur lainnya dapat dilihat pada tabel berikut:

2.3.Xeon MP versi single core
Prosesor Xeon MP versi single core terdapat 4 varian, yaitu prosesor bernama sandi Foster MP, Gallatin, Cranford dan Potomac. Semuanya berbasis arsitektur mikro NetBurst. Prosesor-prosesor ini diproduksi antara tahun 2002 hingga 2005.

a.Prosesor Xeon MP bernama sandi Foster MP
Prosesor Xeon bernama sandi Foster MP diproduksi dengan teknik fabrikasi 180 nm, tergolong prosesor single core, 32 bit, menggunakan dudukan prosesor tipe soket 603, memiliki core voltage 1.75 Volt dengan TDP 48 Watt hingga 72 Watt, FSB 400 MHz, frekuensi (clock speed) prosesor 1400 MHz hingga 1600 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2 dan Hyper-Threading. Prosesor ini dikonfigurasikan agar dapat beroperasi pada modus lebih dari dua prosesor. Idealnya dipasangkan dengan memori Rambus RDRAM, sama persis seperti prosesor Intel Xeon DP Foster pendahulunya.
Berdasar informasi yang pernah diterima penulis, disebutkan bahwa kinerja prosesor Foster MP ini masih berada dibelakang prosesor Intel Pentium III Xeon Cascade 2 MP atau Athlon MP yang sistemnya secara keseluruhan justru harganya lebih murah.
Varian prosesor Xeon MP bernama sandi Foster MP disajikan pada tabel berikut:

b.Prosesor Xeon MP bernama sandi Gallatin
Prosesor Xeon Gallatin menggunakan tipe soket dan FSB yang sama dengan prosesor Foster MP, yaitu soket 603 dan FSB 400 MHz. Prosesor Xeon Gallatin diproduksi dengan teknik fabrikasi 130 nm, tergolong prosesor single core, 32 bit, memiliki core voltage 1.475 Volt hingga 1.5 Volt dengan TDP 48 Watt hingga 85 Watt, frekuensi (clock speed) prosesor 1500 MHz hingga 3000 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2 dan Hyper-Threading.
Prosesor Gallatin dibuat berdasarkan prosesor Prestonia, dan memiliki kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan prosesor Foster MP. Varian-varian prosesor Xeon Gallatin disajikan pada tabel berikut:

c.Prosesor Xeon MP bernama sandi Cranford
Prosesor Xeon Cranford diproduksi dengan teknik fabrikasi 90 nm, merupakan prosesor 64 bit, single core, yang menggunakan dudukan prosesor tipe soket 604, memiliki core voltage 1.25/1.388 Volt dengan TDP 110 Watt, FSB 667 MHz, frekuensi (clock speed) prosesor 3166 MHz hingga 3667 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading, Intel 64 (implementasi intel x86-64) dan XD bit (implementasi NX bit). Prosesor Xeon Cranford dibuat berbasiskan inti prosesor Nocona. Pertama kali dirilis pada tanggal 29 Maret 2005. Data selengkapnya disajikan pada tabel berikut:

d.Prosesor Xeon MP bernama sandi Potomac
Prosesor Xeon Potomac diproduksi dengan teknik fabrikasi 90 nm, merupakan prosesor 64 bit, single core, yang menggunakan dudukan prosesor tipe soket 604, memiliki core voltage 1.25/1.388 Volt dengan TDP 129 Watt, FSB 667 MHz, frekuensi (clock speed) prosesor 2833 MHz hingga 3333 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading, Intel 64 (implementasi intel x86-64) dan XD bit (implementasi NX bit). Prosesor Xeon Potomac diproduksi berbasiskan inti prosesor Irwindale. Pertama kali dirilis pada tanggal 29 Maret 2005, bersamaan dengan prosesor Xeon Cranford. Varian-variannya disajikan pada tabel berikut:

2.4.Xeon MP versi dual core
Prosesor Xeon MP versi dual core terdapat 2 varian, yaitu prosesor bernama sandi Paxville MP dan Tulsa. Semuanya berbasis arsitektur mikro NetBurst. Prosesor-prosesor ini diproduksi berkisar tahun 2005 hingga 2007.

a.Prosesor Xeon MP bernama sandi Paxville MP
Prosesor Xeon Paxville MP diproduksi dengan teknik fabrikasi 90 nm, merupakan prosesor 64 bit, dual core, yang menggunakan dudukan prosesor tipe soket 604, memiliki core voltage 1.262/1.412 Volt dengan TDP 165 Watt, FSB 667 MHz (133 MHz, quad pumped) hingga 800 MHz (200 MHz, quad pumped), frekuensi (clock speed) prosesor 2667 MHz hingga 3000 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Sebagian prosesor dilengkapi pula dengan dukungan teknologi Intel’s Server EIST.
Prosesor Xeon Paxville MP adalah versi multiprosesor dari Paxville DP. Intel sering menyebut Prosesor Xeon Paxville MP ini dengan sebutan Xeon seri 7000. Pertama kali dirilis pada bulan Desember 2005.
Terdapat 2 varian prosesor Xeon Paxville MP yang diproduksi oleh Intel, yakni prosesor yang memiliki L2 Cache 2048 KB (1024 KB tiap inti), dan prosesor yang memiliki L2 Cache 4096 KB (2048 KB tiap inti). Berikut ini disajikan daftar varian-variannya.

b.Prosesor Xeon MP bernama sandi Tulsa
Prosesor Xeon Tulsa diproduksi dengan teknik fabrikasi 65 nm, merupakan prosesor 64 bit, dual core, yang menggunakan dudukan prosesor tipe soket 604, memiliki FSB 667 MHz hingga 800 MHz, TDP 95 Watt hingga 150 Watt, frekuensi (clock speed) prosesor 2600 MHz hingga 3500 MHz, diperlengkapi dengan dukungan teknologi MMX, SSE, SSE2, SSE3, Hyper-Threading, Intel 64 (implementasi intel x86-64), Virtualization Technology dan XD bit (implementasi NX bit). Chip silikon prosesor Xeon Tulsa berukuran 435 mm2. Sebagian prosesor dilengkapi pula dengan dukungan teknologi Intel’s Server EIST. Prosesor Xeon Tulsa pertama kali dirilis pada tanggal 27 Agustus 2006.
Prosesor Tulsa adalah penerus prosesor Paxville MP. Terdapat 2 jenis prosesor Tulsa, yaitu N dan M. Jenis N memiliki FSB 667 (133 MHz, quad pumped), sedangkan jenis M berjalan pada FSB 800 (200 MHz, quad pumped).
Seluruh varian prosesornya mendukung konfigurasi quad-prosesor maupun octo-processor. Berikut ini disajikan daftar varian-variannya.

Agustus 21, 2008 - Ditulis oleh gpinkom | Intel | , , , , , , ,


Jenis Prosesor Intel Xeon (bag.1)

Jenis Prosesor Intel Xeon (bag.1)

Berdasarkan konfigurasinya, pada dasarnya terdapat dua jenis prosesor Intel Xeon, yaitu Intel Xeon DP dan Intel Xeon MP. Kedua istilah ini sebenarnya sudah banyak disinggung pada pembahasan terdahulu (tertera pada beberapa tabel).
Intel Xeon DP adalah prosesor Intel Xeon yang dapat dikonfigurasikan agar mampu beroperasi pada modus maksimum dua prosesor. DP adalah kependekan dari Dual Processor.
Sedangkan Intel Xeon MP adalah prosesor yang dapat dikonfigurasikan agar mampu beroperasi pada modus banyak prosesor, biasanya empat prosesor atau lebih. Komputer server yang menggunakan prosesor Intel Xeon MP ini biasanya menggunakan jenis konfigurasi memori Non-Unoform Memory Access (NUMA).

Prosesor Server Xeon Produksi Intel
1.Prosesor Intel Xeon berbasis arsitektur mikro Intel P6
Prosesor-prosesor Intel Xeon yang menggunakan arsitektur mikro Intel P6 adalah golongan Pentium II Xeon (bernama sandi Drake) dan Pentium III Xeon (bernama sandi Tanner dan Cascades). Prosesor-prosesor tersebut merupakan prosesor single core yang dikemas menggunakan dudukan prosesor slot 2.
Ke dalam prosesor Pentium II Xeon ditambahkan fitur teknologi MMX (basis Intel P6 + MMX), sedangkan pada prosesor Pentium III Xeon ditambahkan fitur teknologi MMX dan SSE (basis Intel P6 + MMX dan SSE).

1.1.Pentium II Xeon
Pentium II Xeon ini diberi nama sandi Drake. Diproduksi dengan teknik fabrikasi 250 nm dan dilengkapi dukungan teknologi MMX, ber-FSB 100 MHz, ber-voltase 2 volt. Frekuensi (clock speed) prosesor berkisar 400 MHz hingga 450 MHz. Termasuk prosesor 32 bit. Pertama kali dirilis pada tanggal 29 Juni 1998.
Walaupun prosesor Pentium II Xeon memiliki kesamaan dengan prosesor desktop Pentium II dalam hal basis mikroarsitekturnya (yaitu Intel P6), keduanya memiliki perbedaan yang mencolok dalam hal jenis cache, kapasitas atau besarnya cache, jenis memori, serta jenis slot yang digunakan. Pentium II Xeon menggunakan memori cache yang berkecepatan setara dengan prosesor, sedangkan prosesor desktop Pentium II berkecepatan separuh dari kecepatan prosesor. Kapasitas memori cache Prosesor Pentium II Xeon adalah 512 KB, 1024 KB atau 2048 KB, sedangkan prosesor desktop Pentium II seluruhnya 512 KB. Selain itu, Pentium II Xeon menggunakan memori dengan spesifikasi ECC (Error Correcting Code) dan konfigurasi multiprosesor. Konfigurasi ini tidak dijumpai pada prosesor desktop Pentium II. Jika prosesor desktop Pentium II menggunakan dudukan prosesor jenis slot 1, maka Pentium II Xeon menggunakan dudukan prosesor jenis slot 2.
Pentium II Xeon biasanya menggunakan chipset Intel 440 GX yang memiliki dua buah slot prosesor , atau chipset Intel 450 NX yang memiliki empat buah slot prosesor. Bahkan jika ditambahkan chipset core logic tambahan, dapat memiliki 8 buah prosesor.
Varian-varian Pentium II Xeon bernama sandi Drake dapat dilihat pada tabel berikut:


1.2.Pentium III Xeon
Terdapat dua varian prosesor Pentium II Xeon, yaitu yang bernama sandi Tanner dan Cascades. Keduanya dilengkapi dukungan teknologi MMX dan SSE.
a.Pentium III Xeon bernama sandi Tanner
Pentium III Xeon bernama sandi Tanner diproduksi dengan teknik fabrikasi 250 nm, ber-FSB 100 MHz dengan lebar bus 64 bit, ber-voltase 2 volt. Frekuensi (clock speed) prosesor berkisar 500 MHz hingga 550 MHz. Chip silikon prosesor mengandung 9,5 juta transistor. Prosesor dikemas dalam bentuk paket SC330 atau SECC2 (Single Edge Contact Cartridge). Dudukan prosesor yang digunakan berjenis slot 2. Pertama kali dirilis pada tanggal 17 Maret 1999.
Pentium III Xeon ini adalah penerus Pentium II Xeon. Sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok prosesor tersebut. Perbedaan yang menonjol terletak pada terdapatnya tambahan fitur teknologi SSE dan perbaikan kinerja cache-nya.
Varian-varian Pentium III Xeon bernama sandi Tanner disajikan pada tabel berikut:

b.Pentium III Xeon bernama sandi Cascades
Pentium III Xeon bernama sandi Cascades diproduksi dengan teknik fabrikasi 180 nm, ber-FSB 100 MHz atau 133 MHz dengan lebar bus 64 bit, ber-voltase 2,8 volt. Frekuensi (clock speed) prosesor berkisar 600 MHz hingga 1000 MHz. Chip silikon prosesor mengandung 28 juta transistor. Prosesor dikemas dalam bentuk paket SC330 atau SECC2 (Single Edge Contact Cartridge), dan tetap menggunakan dudukan prosesor jenis slot 2. Pertama kali dirilis pada tanggal 25 Oktober 1999.
Cascades adalah versi kedua dari Pentium III Xeon, dibuat berdasarkan teknologi prosesor desktop Pentium III Coppermine. Pada awalnya, prosesor ini diproduksi dengan cache L2 on-die sebesar 256 KB. Tak lama kemudian Intel memproduksi prosesor Cascades dengan cache L2 sebesar 1024 KB (1 MB) dan 2048 KB (2 MB). Akhirnya prosesor Cascade yang memiliki cache L2 sebesar 2048 KB dikenal dengan nama/sebutan Cascade 2MB
Varian-varian Pentium III Xeon bernama sandi Cascades disajikan pada tabel berikut:

Rate This
Quantcast

Agustus 21, 2008 - Ditulis oleh gpinkom | Intel | , , , ,

1 Komentar »

  1. bos..ane baru aja beli Proccessor Dual Core 2.60Ghz
    Kemudian aku coba cek pake software CPU-Z hasilnya:
    Processor name : INTEL PENTIUM III XEON
    Code Name : TANNER
    di bagian spesification : Intel (R) Pentium (R) CPU E5300 @ 2.60Ghz
    …jd bingung nih..Dual core Kok namenya Pentium III Xeon ??
    Mohon pencerahannya?? maturnuwun

    Komentar oleh amin | Mei 22, 2010 | Balas

PROSESOR SERVER INTEL XEON

PROSESOR SERVER INTEL XEON

Perkembangan prosesor server Intel Xeon
Prosesor server yang termasuk brand Pentium yang pertama kali dirilis ke pasaran oleh perusahaan Intel adalah Pentium Pro, walaupun prosesor tersebut juga digunakan untuk komputer kelas desktop. Prosesor tersebut berbasis mikroarsitektur Intel P6, ber-clock speed 150 MHz hingga 200 MHz dengan L2 Cache 256 KB hingga 2048 KB, dan FSB 60 MHz hingga 66 MHz, dirilis pertama kali pada tanggal 1 Nopember 1995. Sekitar tiga tahun kemudian muncullah prosesor server Pentium II Xeon (bernama sandi Drake) menggantikan prosesor Pentium Pro. Pada perkembangan selanjutnya muncullah prosesor-prosesor server lainnya yang lebih baru seperti yang telah disajikan di atas.

1.Perkembangan mikroarsitektur
Seperti telah disebutkan sebelumnya, bahwa prosesor server brand Pentium yang pertama kali diproduksi adalah Pentium Pro yang berbasis mikroarsitektur Intel P6. Produksi prosesor server berbasis mikroarsitektur Intel P6 ini terus bertahan dan berkembang hingga tahun 2001.
Di sisi lain, pada saat produksi prosesor server berbasis mikroarsitektur Intel P6 sedang berlangsung, secara bersamaan perusahaan Intel juga sedang mengembangkan desain prosesor dengan mikroarsitektur baru yang kemudian disebut dengan nama mikroarsitektur NetBurst. Hasilnya, prosesor server pertama yang menggunakan mikroarsitektur NetBurst ini diberi nama Intel Xeon dengan nama sandi Foster, dan dirilis pertama kali pada tanggal 21 Mei 2001.
Perusahaan Intel ternyata mengalami keterbatasan atau kesulitan dalam mengembangkan prosesor yang menggunakan mikroarsitektur NetBurst, dan mulai mencari solusi untuk pengembangan desain prosesor baru (baca pembahasan bab mikroarsitektur NetBurst!). Akhirnya, Intel menggunakan kembali mikroarsitektur yang lama, yaitu Intel P6 untuk dikembangkan lebih lanjut. Hasil pengembangan mikroarsitektur Intel P6 ini disebutnya dengan nama mikroarsitektur Pentium M (Yonah). Boleh dikatakan bahwa mikroarsitektur Pentium M adalah versi perbaikan dari mikroarsitektur Intel P6. Prosesor server yang diproduksi dengan menggunakan arsitektur mikro Pentium M ini adalah prosesor Xeon dengan nama sandi Sossaman, dirilis pertama kali pada tanggal 14 Maret 2006.
Akhirnya, Intel mulai meninggalkan pembuatan prosesor Xeon berbasis arsitektur NetBurst, dan sebaliknya semakin giat memproduksi prosesor Xeon berbasis arsitektur mikro Pentium M (Yonah).
Arsitektur Pentium M ini terus dikembangkan oleh perusahaan Intel dan tak lama kemudian (beberapa bulan) menghasilkan prosesor server yang menggunakan mikroarsitektur baru yang disebut mikroarsitektur Intel Core yang merupakan hasil pengembangan dari arsitektur Pentium M.
Prosesor yang dibangun menggunakan mikroarsitektur Intel Core dikenal lebih efisien dalam penggunaan energi. Dalam satu kemasan prosesor umumnya mengandung lebih dari satu core. Sampai akhir tahun 2007, diproduksi dalam bentuk prosesor dual core atau quad core. Prosesor server berarsitektur Intel core ini dirilis pertama kali pada bulan Juni 2006.



2.Perkembangan teknik fabrikasi
Sampai saat ini, Intel masih menggunakan cara yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya dalam pembuatan prosesor, yaitu menggunakan teknologi nano. Upaya yang terus menerus dilakukan adalah memperkecil struktur pada chip. Dengan cara tersebut, akan diperoleh keuntungan antara lain kapasitas listriknya lebih rendah dan power loss akan berkurang. Selain itu, miniaturisasi ini akan menyediakan ruang yang mampu menampung lebih banyak transistor.
Kini (September 2007), generasi prosesor terbaru masih menggunakan teknologi 65 nano meter (65nm). Sub-komponen transistor rata-rata berukuran 65 nm. Untuk masa mendatang Intel berencana merampingkan proses produksi prosesor, dari 65 nm menjadi 45 nm atau bahkan lebih kecil, yang berarti Intel harus menggunakan transistor yang ukurannya lebih kecil lagi.
Sejak era Pentium Pro (yang menggunakan mikroarsitektur Intel P6) hingga sekarang (September 2007), pergeseran proses produksi prosesor server dengan teknologi nano meter, bergerak mulai dari proses produksi (teknik fabrikasi) 600 nm berturut-turut menjadi 350 nm, 250, 180, 130 nm, 90 nm, dan sekarang 65 nm.
Prosesor server yang berarsitektur Intel P6 diproduksi menggunakan teknik fabrikasi 600 nm hingga 180 nm. Prosesor server yang berbasis mikroarsitektur NetBurst diproduksi dengan teknik fabrikasi 180 nm hingga 65 nm. Sedangkan prosesor server yang berbasis mikroarsitektur Pentium M dan Intel Core, seluruhnya diproduksi dengan teknik fabrikasi 65 nm (sampai September 2007).


3. Perkembangan kandungan transistor

Sejak prosesor Pentium Pro diproduksi hingga era prosesor Xeon UP/DP Quad core (Kensfield dan Clovertown), jumlah transitor yang ‘dimasukkan’ ke chip silikon dalam kemasan prosesor, terus meningkat. Chip silikon prosesor Pentium Pro mengandung 5,5 juta transistor, sedangkan chip silikon dalam kemasan prosesor Xeon Kensfield dan Clovertown mengandung 582 juta transistor (total untuk 4 core dalam satu kemasan prosesor). Dalam kurun waktu kurang lebih 11 tahun, peningkatan kandungan transistor dalam satu kemasan prosesor server mencapai lebih dari 100 kali lipat.
Pada tabel berikut ini disajikan jumlah transistor yang terkandung dalam kemasan masing-masing jenis prosesor Xeon yang berhasil penulis himpun.

4.Perkembangan ukuran chip silikon (core) prosesor
Ukuran (luasan) chip silikon yang terkandung dalam kemasan prosesor tampaknya sangat bergantung kepada teknik fabrikasi (ukuran transistor) yang digunakan dalam proses pembuatan prosesor dan jumlah transistor yang ‘dimasukkan’ ke dalam chip tersebut. Dapat dikatakan bahwa:
• Semakin banyak jumlah transistor yang ‘dimasukkan’ ke dalam chip silikon, semakin luas ukuran
chip silikonnya.
• Semakin kecil ukuran transistor yang digunakan, semakin kecil ukuran chip silikonnya (dengan syarat
jumlah transistor dalam chip silikon adalah sama).
Kenyataannya, dalam proses produksi prosesor, mulai dulu sampai sekarang, jumlah transistor yang
dimasukkan ke dalam chip silikon terus meningkat, namun ukuran transistornya semakin diperkecil.
Data luasan total chip silikon yang terkandung dalam satu kemasan prosesor untuk beberapa jenis prosesor Xeon dapat dilihat pada tabel berikut:

Seperti telah dijelaskan pada bab terdahulu bahwa cache memory adalah memory berukuran kecil berkecepatan tinggi yang berfungsi untuk menyimpan sementara instruksi dan/atau data (informasi) yang diperlukan oleh prosesor. Cache memory ini adalah memory internal prosesor. Cache memory ini ada 3 jenis, yaitu L1 cache, L2 cache, dan L3 cache. Umumnya, kapasitas L2 cache lebih besar dari pada L1 cache, sedangkan L3 cache lebih besar dari pada L2 cache.
Dalam mekanisme kerjanya, data yang akan diproses oleh prosesor, pertama kali dicari di L1 cache, bila tidak ada maka akan diambil dari L2 cache, kemudian dicari di L3 cache (bila ada). Jika tetap tidak ada, maka akan dicari di memori utama. Pengambilan data di L2 cache hanya dilakukan bila di L1 cahe tidak ada.
Lebih jelasnya proses baca tulis data yang dilakukan oleh prosesor ke memori utama dapat dijelaskan sebagai berikut:

Ketika data dibaca/ditulis di memori utama (RAM) oleh prosesor, salinan data beserta address-nya (yang diambil/ditulis di memori utama) disimpan juga di cache. Sewaktu prosesor memerlukan kembali data tersebut, prosesor akan mencari ke cache, tidak perlu lagi mencari di memori utama.
Jika isi cache penuh, data yang paling lama akan dibuang dan digantikan oleh data yang baru diproses oleh prosesor. Proses ini dapat menghemat waktu dalam proses mengakses data yang sama, dibandingkan jika prosesor berulang-ulang harus mencari data ke memori utama.

Secara logika, kapasitas cache memory yang lebih besar dapat membantu memperbaiki kinerja prosesor, setidak-tidaknya mempersingkat waktu yang diperlukan dalam proses mengakses data. Boleh dikatakan, semakin besar kapasitas cache memory-nya, kinerja prosesor semakin tampak bagus. Kapasitas cache memory ini dapat digunakan sebagai salah satu kriteria pemilihan jenis prosesor yang dibutuhkan (yang hendak dibeli).

Seiring dengan perkembangan prosesor Xeon, kapasitas cache memory ini terus ditingkatkan. Perkembangan kapasitas ini tampak jelas pada L2 cache-nya. Pada awalnya, yaitu pada prosesor Pentium II Xeon dan Pentium III Xeon, besar L2 cache berkisar 256 KB hingga 2048 KB. Kapasitas ini terus ditingkatkan hingga mencapai 8192 KB (2 x 4096 KB) seperti yang telah diimplementasikan pada prosesor Xeon Quad Core (Kensfield dan Clovertown).
Pada beberapa jenis (core) prosesor Xeon bahkan dilengkapi dengan L3 Cache yang kapasitasnya mencapai 16384 KB, seperti yang telah diimplementasikan pada prosesor Xeon Dual core bernama sandi Tulsa. Perkembangan kapasitas cache memory sejak prosesor Xeon diproduksi hingga tahun 2007 dapat dilihat pada Tabel 42.
L2 cache pada prosesor Xeon versi dual core atau quad core, ada yang berlaku share, artinya data yang tersimpan dalam sebuah cache memory dapat digunakan bersama oleh core yang berlainan (yang terkemas dalam satu die). Contoh prosesor Xeon yang memiliki L2 cache semacam ini adalah Xeon versi dual core bernama sandi Sossaman.

Perkembangan Fron Side Bus
FSB (Front Side Bus) yang sering juga disebut sebagai system bus adalah jalur (bus) yang secara fisik menghubungkan prosesor dengan chipset northbridge pada motherboard. Jalur ini sebagai tempat lintasan data/informasi yang diwujudkan dalam bentuk sinyal-sinyal elektronis. FSB juga menghubungkan processor dengan memori utama.
Makin besar bandwidth FSB makin cepat komputer bekerja. Namun, hal ini juga bergantung pada kemampuan komponen-komponen lain dalam mendukung kerja komputer (prosesor), misalnya cache memory, memori utama, teknologi-teknologi lain yang terkandung dalam prosesor itu sendiri.
Bandwidth adalah jumlah data maksimum yang dapat dipindahkan dalam satuan waktu tertentu. Biasanya diukur dengan satuan byte per detik, bit per detik atau tingkatan satuan yang lebih besar, misalnya mega byte per detik, giga bit per detik. Satuan ini tergantung besar data atau sesuai keperluan pemakai/ penghitungnya.
FSB merupakan ‘tulang punggung’ hubungan antara prosesor dengan chipset pada motherboard, karena melalui FSB inilah keduanya saling mengirim dan menerima data/informasi.
Perkembangan (bandwidth) FSB pada prosesor Xeon dari masa ke masa semakin meningkat. FSB prosesor Xeon berbasis mikroarsitektur Intel P6 sebesar 100 MHz atau 133 MHz. Pada generasi berikutnya, yaitu prosesor Xeon berbasis mikroarsitektur NetBurst, besar FSB meningkat menjadi 400 MHz hingga 1066 MHz. Sedangkan FSB prosesor Xeon berbasis mikroarsitektur Intel Core yang merupakan generasi penerusnya, meningkat lagi menjadi 1066 MHz hingga 1333 MHz.
Patut dicatat bahwa FSB merupakan salah satu faktor penentu kinerja prosesor sehingga dapat dijadikan salah satu kriteria untuk memilih jenis prosesor yang akan dibeli. Perkembangan FSB prosesor Xeon yang diproduksi dari masa ke masa dapat dilihat pada Tabel

Codenamed (corenamed)
Codenamed adalah nama sandi yang diberikan pada setiap varian prosesor. Nama sandi varian prosesor yang satu berbeda dengan nama sandi varian prosesor lainnya. Nama sandi ini diberikan dengan tujuan untuk membedakan varian satu dengan lainnya. Codenamed ini disebut juga dengan istilah corenamed. Nama sandi untuk setiap varian prosesor Xeon dapat dilihat pada Tabel.

Perkembangan/penambahan fitur teknologi
Setiap varian prosesor Xeon dilengkapi fitur teknologi tertentu. Varian prosesor yang versinya lebih baru biasanya memiliki kandungan teknologi yang lebih banyak. Fitur teknologi setiap varian prosesor Xeon dapat dilihat pada Tabel 44. Tampak bahwa sebagian besar prosesor Xeon versi dual core memiliki fitur teknologi yang lebih banyak dibandingkan prosesor Xeon versi single core. Sedangkan prosesor Xeon versi quad core memiliki fitur teknologi yang lebih banyak dibandingkan prosesor Xeon versi dual core maupun single core.
Patut dicatat bahwa tabel 44 tersebut hanya menampilkan sebagian fitur teknologi yang terdapat pada varian-varian prosesor Xeon. Tentunya masih ada fitur teknologi lainnya yang tidak dicantumkan pada tabel tersebut, karena fitur tersebut umumnya dimiliki oleh semua varian prosesor Xeon, misalnya teknologi MMX.

Soket prosesor Xeon
Soket adalah tempat dudukan prosesor pada motherboard. Istilah soket (nama lengkapnya adalah soket CPU atau soket prosesor) telah digunakan secara luas dalam dunia komputer untuk menggambarkan konektor yang menghubungkan motherboard dengan prosesor, khususnya untuk tipe komputer desktop dan server. Prosesor yang dimaksud di sini terutama prosesor berarsitektur Intel x86.
Dudukan prosesor pada motherboard tidak selalu berbentuk soket, ada pula yang berbentuk slot, atau dapat dikatakan dudukan berbasis slot (memang bentuknya lebih mirip slot ekspansi dari pada soket). Prosesor yang menggunakan dudukan jenis ini dikemas sedemikian rupa hingga kemasan ini dapat diselipkan/disisipkan pada slot yang tersedia.
Soket yang digunakan oleh prosesor Xeon bermacam-macam bergantung pada jenis/variannya. Khusus prosesor Xeon berbasis mikroarsitektur Intel P6, seluruhnya menggunakan dudukan tipe slot 2. Sedangkan prosesor Xeon generasi penerusnya, yaitu prosesor Xeon berbasis mikroarsitektur NetBurst, menggunakan soket yang beragam bergantung variannya, ada yang menggunakan soket 603, soket 604 ataupun soket LGA 771 (Land Grid Array 771). Soket LGA 771 disebut juga dengan nama Soket 771 atau soket J.
Prosesor Xeon berbasis mikroarsitektur Pentium M menggunakan soket M, dan prosesor Xeon berbasis mikroarsitektur Intel Core menggunakan soket LGA 771 atau LGA 775. Soket LGA 775 dikenal juga dengan sebutan soket 775 atau soket T. Secara rinci jenis soket yang digunakan setiap varian prosesor Xeon dapat dilihat pada Tabel

Rate This
Quantcast

Agustus 20, 2008 - Ditulis oleh gpinkom | Intel | , , ,

Sejarah perkembangan Processor Intel


Sejarah perkembangan Processor Intel PDF Print E-mail

1971: 4004 Microprocessor
ImagePada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.


1972: 8008 Microprocessor
Image
Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.





1974: 8080 Microprocessor
ImageMenjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan.


1978: 8086-8088 Microprocessor
ImageSebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.


1982: 286 Microprocessor
ImageIntel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.


1985: Intel386™ Microprocessor
ImageIntel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004.


1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor
ImageProcessor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.


1993: Intel® Pentium® Processor
ImageProcessor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.



1995: Intel® Pentium® Pro Processor
ImageProcessor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.



1997: Intel® Pentium® II Processor

ImageProcessor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.


1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor

ImageProcessor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.



1999: Intel® Celeron® Processor

ImageProcessor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.


1999: Intel® Pentium® III Processor

ImageProcessor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.


1999: Intel® Pentium® III Xeon® Processor

ImageIntel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.


2000: Intel® Pentium® 4 Processor

ImageProcessor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.


2001: Intel® Xeon® Processor

ImageProcessor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.


2001: Intel® Itanium® Processor

ImageItanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).

2002: Intel® Itanium® 2 Process
or
ImageItanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium.



2003: Intel® Pentium® M Processor

ImageChipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.



2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors

ImageDilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.



2004: Intel E7520/E7320 Chipsets
Image7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.



2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz

ImageSebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.

2005: Intel Pentium D 820/830/840
ImageProcessor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

2006: Intel Core 2 Quad Q6600
ImageProcessor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ).

2006: Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
ImageProcessor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2